Pecinta Uwais Al-Qarni selalu terkagum melihat akhlak mulia
yang Allah SWT anugerahkan pada ruhaninya.
Muslimcirebon.com : Siapa yang tidak kenal dengan Uwais
Al-Qarni. Beliau adalah sosok istimewa dalam sejarah Islam. Walaupun dalam buku sejarah tercatat, beliau tidak
pernah berjumpa dengan nabi. Tetapi akhlak beliau pada Rasulullah sangat
istimewa.
Imam Al-Ghazali, dalam Ihya Ulumddin, melalui cerita Abu
Sulaiman, mengambarkan akhlak beliau.
Dikisahkan Uwais melakukan kunjungan lagi ke Kota Madinah.
Karena kunjungan beliau yang pertama tidak membuahkan pertemuan (karena nabi berangkat berperang). Pada
kunjungannya ke Madinah kali ini, Nabi Muhammad SAW telah wafat.
Informasi tentang wafatnya nabi, Uwais dapat tepat di pintu
masjid. Saat itu juga beliau pingsan.
Saat siuman, Uwais
berujar, “Keluarkan aku dari sini. Aku
merasa tidak enak di negeri tempat bersemayamnya Rasulullah”.
Inilah akhlak Uwais. Beliau
tidak nyamannya, malu, dan tidak berkenan menginjak tanah suatu daerah
yang di dalamnya terdapat jasad mulia Rasulullah. Uwais memosisikan Nabi yang
sudah wafat selayak ketika beliau masih hidup.
Dari kisah Uwais, Imam Ghazali menasehati kita semua. Kita harus memberikan penghormatan
yang setinggi-tingginya saat berziarah ke makam Rasulullah.
