Amr bin Ash adalah sahabat nabi dan dan seorang komandan
militer yang paling terkenal karena berhasil memimpin penaklukan Mesir.
![]() |
| sumber: inspiredeconomist.com |
Muslimcirebon.com : Masjid dalam padangan sejarah adalah
salah satu bukti terkuat, bahwa umat Islam berhasil membuat pengaruh yang besar
bagi masyarakat sekitar. Karena masjid sejatinya tidak hanya berfungi sebagai
ibadah seperti sholat. Tetapi juga berbagai macam fungsi lainnya (sosial,
budaya dan lainya), satu yang paling populer adalah sebagai pusat
keilmuan.
Masjid Amr bin Ash di Mesir termasuk dalam konsep masjid
di atas. Bahkan dalam catatan sejarah besarnya, masjid ini memperlihatkan
betapa kuat pengaruhnya. Wajar, karena ia adalah pusat pendidikan Islam pertama
di benua Afrika.
“Imam Syafii pada masanya adalah salah satu
pendidik di masjid ini”
Catatan sejarah masjid ini dimulai dari perintah Khalifah
Umar bin Khattab untuk memindah ibu kota Mesir yang semula di Iskandariyah
(Alexandria) ke kota Fusthat agar lebih dekat dengan masyarakat yang lebih
memilih bertempat tinggal di pinggir sepanjang sungai Nil. Sejak itu pula
dibangun Masjid untuk pertama kalinya di Mesir, bahkan yang pertama di benua
Afrika pada tahun 21 H / 641 M. Diberi nama masjid Amr bin Ash karena
dinisbatkan kepada panglima perang yang telah berhasil menakluknan Mesir.
Masjid ini begitu banyak mendapat perhatian dari kalangan
pemerintah, dari masa pemerintahan Khulafa Al-Rasyidin, Dinasti Umayyah,
Dinasti Abbasiyah, Dinasti Ayubiyyah, Dinasti Mamalik, sampai Dinasti
Usmaniyah.
Mari Kita Lihat
Masjid Amr bin Ash yang Ada Sekarang.
Jika ada yang lupa, masjid ini sebenarnya pernah
dijadikan tempat syuting film “Ketika Cinta Bertasbih” yang diadopsi dari novel
yang sama karya Habiburrahman El-Shirazy.
Dan inilah video indahnya masjid Amr bin Ash,
Sumber: berbagai sumber
